PPRN dan PKNU Diverifikasi

PPRN dan PKNU Diverifikasi
Senin, 9 Juni 2008 | 09:15:39
TANJUNGPINANG – KPUD Kepri memastikan telah merampungkan proses verifikasi faktual terhadap dua partai politik (parpol) yang lolos seleksi administrasi. Parpol tersebut, yaitu PKNU dan PPRN.  Proses verifikasi faktual terhadap dua parpol ini dilaksanakan, Sabtu (7/6) lalu di masing-masing Sekretariat parpol tingkat Provinsi Kepri di Tanjungpinang.Hal itu sesuai dengan isyarat UU nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu, yang menyebut sekretariat parpol tingkat provinsi harus diselenggarakan di pusat pemerintahan.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Verifikasi Faktual Pengurus Parpol KPUD Provinsi Kepri, Ferry M Manalu mengatakan proses pemeriksaan hanya sebentar saja. Penekanan dititik beratkan pada 3 prioritas meliputi kelengkapan Alat Tulis Kantor (ATK), kepengurusan dan Sekretariat parpol.
”Hasil sementara verifikasi faktual tingkat Provinsi Kepri, PKNU dan PPRN telah memenuhi syarat, dan menunggu pleno KPUD Provinsi. Hasil pemeriksaan seterusnya dikirim ke KPU pusat. Jika di tingkat provinsi lain juga lolos minimal 22 provinsi, maka parpol ini berhak sebagai peserta pemilu 2009 menmdatang,” ujar Ferry M Manalu, kemarin.
Secara terpisah, Ketua Dewan Tanfidz DPW PKNU Provinsi Kepri, Muhammad Nasrun mengatakan internal PKNU Kepri telah siap ikut serta pada pemilu 2009. Kesiapan itu, di antaranya kehadiran sekretariat PKNU di tiap kabupaten/kota se-Kepri ditambah sekretariat tingkat Provinsi di Tanjungpinang. Nasrun optimis, kelengkapan juga terlaksana di tingkat provinsi lain se-Indonesia.
Pengurus PKNU sebut Nasrun mayoritas tokoh masyarakat, para ustadz, dan ulama yang selama ini memastikan diri tak pernah terlibat dalam aktivitas politik. Ditambahkannya, mereka mengambil keputusan aktif di parpol dengan alasan ingin memberi masukan secara positif dalam sistem.
”Selama ini, banyak tokoh masyarakat, para ustadz, dan ulama hanya diminta memberi dukungan menjelang pesta demokrasi saja. Setelah anggota wakil rakyat duduk, kita terkesan dilupakan. Oleh sebab itu, kita mengambil keputusan harus ikut terjun langsung ke kancah politik. Dari dalam kita akan beri masukan dan pandangan,” tutur Nasrun.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Dewan Tanfidz DPW PKNU Provinsi Kepri, Khairuddin Nasution menambahkan, internal PKNU memberi kesempatan luas bagi kader untuk berbuat kepada masyarakat. Konsep yang digunakan katanya menggunakan sistem top down, dimana keputusan dimulai dari bawah hingga ke atas.
”Kita memberi kesempatan luas pada kader di tingkat terendah, untuk memutuskan sesuatu. Setelah diputuskan, kemudian dikoordinasi ke jenjang atas. Dalam hal ini, tak ada intervensi pihak mana pun juga,” sebutnya. (zek)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: