Korupsi Terbanyak di Pengadaan Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan mayoritas kasus tindak pidana korupsi terjadi pada sektor pengadaan barang dan jasa.

Wakil Ketua KPK M Jasin mengungkapkan, hampir 80% kasus korupsi yang terjadi di Indonesia berada dalam bidang ini. Mayoritas, ujar dia, kasus korupsi terjadi saat pembagian uang secara merata dari mitra kepada instansi yang mengadakan barang dan jasa. Jasin mengatakan, korupsi di Indonesia terjadi karena sistem yang tidak bersih dan budaya masyarakat yang cenderung permisif.

Karena itu, perlu ada perubahan sistem dan budaya ini. ”Selain itu, juga dibutuhkan sosok kepemimpinan yang bisa menjadi acuan untuk membentuk sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Agenda besar yang harus dilakukan adalah reformasi birokrasi di tingkat nasional dan kampanye moral yang langsung menyentuh masyarakat,” jelas M Jasin saat menghadiri talkshow kampanye antikorupsi di Yogyakarta kemarin. Kampanye antikorupsi yang dilakukan KPK itu untuk meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap bahaya korupsi.

Uniknya,kampanye itu digelar dari mal ke mal di seluruh Kota Yogyakarta. Selain mengampanyekan bahaya korupsi,KPK juga menggelar tanya jawab kasus korupsi dengan pengunjung mal. Untuk menarik pengunjung,KPK juga membagi-bagikan hadiah berupa buku saku KPK,stiker antikorupsi,dan leaflet.

Kepala Humas KPK Johan Budi SP mengatakan,kampanye ini digelar untuk memacu masyarakat menolak perbuatan koruptif dan turut berperan menggalang kekuatan dalam pemberantasan korupsi. Salah satunya dengan melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi di sekelilingnya. ”Dengan munculnya sikap masyarakat yang seperti itu, nantinya akan tercipta komunitas- komunitas antikorupsi.

Pada akhirnya akan muncul kawasan-kawasan bebas korupsi di tingkat lokal,”paparnya. Menurut Johan, kampanye serupa juga telah dilakukan KPK di beberapa daerah sejak 2007, antara lain di Manado, Batam,Palembang,dan Surabaya.Tahun ini, selain di Yogyakarta, kampanye juga dilakukan di Makassar.Rencananya, kegiatan itu akan dilanjutkan ke Kota Mataram (NTB),Solo,dan Bandung. (suharjono)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: