Kehadiran Ketua KPK Antasari di Kepri Berbuntut Panjang

BATAM,BKN – DPP- LSM Masyarakat Transparasi Anak Bangsa memohon kepada KPK membentuk Tim Investigasi untuk memeriksa Ketua KPK Antasari sehubungan kedatangannya beberapa waktu yang lalu di Provinsi Kepri

 

Kehadiran Ketua KPK di Provinsi Kepri Khususnya di Batam pada tgl 17 Mei, 2008 mengundang perhatian publik dan menimbulkan beberapa pertanyaan yang perlu dijawab. Dimana seminggu sebelumnya Tim KPK datang kebatam untuk memeriksa beberapa pejabat-pejabat dan pengusaha di Batam terkait kasus alih fungsi Hutan – lindung Dam Baloi. Ditengah gencar-gencarnya pemeriksaan beberapa pejabat dan pengusaha ini, mendadak Ketua KPK Antasari Azhar berkunjung ke Batam, Sabtu (17/5), dengan alasan untuk berlibur, demikian diungkapkan Antasari kepada pers beberapa waktu yang lalu.

Setelah itu, 10 hari kemudian Antasari berkunjung kembali di Tanjung Pinang, tepatnya selasa ( 27/5 ) sebagai penceramah dalam Sosialisasi tentang Pemerintahan Yang Baik dan Bersih, Kepastian Hukum dan Iklim Investigasi.

“ Ceramah dan sosialisa tentang pemerintahan yang baik dan bersih, tidak masalah, itu malah baik dan sangat di dukung oleh masyarakat. Namun kesannya, kami nilai waktuya kurang pas, sebab lagi hangat-hangatnya tim KPK memeriksa Pemkab Bintan, serta belum tuntasnya pemeriksaan pejabat di Batam. ditambah lagi pada acara tersebut, yang hadir hanya para pejabat dan pengusaha saja, sedangkan tokoh masyarakat tidak diundang,“ujar Suparman.

Seperti yang dilansir salah satu media lokal kemarin, Antasri sempat dijamu makan oleh pengusaha Batam, di sebuah restoran sea-food di Nongsa, Batam. pertanyaan besar muncul “ untuk apa jamuan makan itu ?, siapa yang membayar semua itu ? kata pria yang kini tengah menyelesaikan master hukum itu, mempertanyakan.

Sesungguhnya, MTAB sangat respek dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan KPK sejak dipimpin oleh Antasari Azhar, termasuk penanganan sejumlah kasus yang diduga ada unsur korupsinya di Kepri. Terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih merupakan satu hal yang sangat di impikan dan diharapkan oleh hampir semua kalangan yang anti terhadap berbagai unsur yang berhubungan dengan segala bentuk yang berbaur KKN, melalui kiprahnya KPK didaerah ini. Menurut Suparman, pihaknya telah memohon KPK untuk meriksa Antasari Azhar sehubungan kunjungannya ke Kepri, yang kesemuanya itu demi mendukung dan menjaga integritas KPK. Surat itu telah dikirimkan ke KPK pada tanggal 29 Mei 2008, tembusannya ke Presiden dan DPR RI.

 

Antasari Bantah Dijamu Makan

 

Ketua KPK membantah dirinya telah dijamu makan oleh seorang pengusaha besar Batam seseaat setelah tiba di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam dari Tanjung Pinang pada Selasa ( 27/5 ) waktu lalu, namun Antasari mengakui bahwa dia bertemu dengan sejumlah pengusaha di Batam pada waktu itu dimana mereka mengeluhkan dipersulit untuk berinvestasi.

            Sejak kedatangan saya ke Batam dan ke Tanjung Pinang, saya banyak mendapat laporan dari pengusaha-pengusaha yang ada disana. Saya tidak dijamu makan melainkan menerima banyak laporan tentang masih adanya investasi-investasi yang dipersulit.” ujar  Antasari seusai acara pembukaan Workshop Peningkatan kapasitas Peran dan Fungsi DPRD Kota Batam di gedung DPRD Kota Batam Rabu ( 28/5 ), serta mengakui kalau ia ditunggu oleh seorang pengusaha yang hendak memberikan laporan itu setibanya di Pelabuhan Telaga Punggur. Namun, identitas pengusaha tersebut dirahasiakan.

Menurut informasi, Antasari dijamu makan oleh bos PT Citra Buana Prakarsa (CBP) Hartono dan didampingi oleh Jog Hua. Kemudian mereka makan di rumah makan Sri Rejeki, Nongsa pada Sabtu ( 17/5 ) lalu untuk plesiran. Disebut juga bahwa Antasari menggunakan mobil mewah milik Hartono jenis Lexus Land Cruiser bernomor polisi BM 2627 XJ ketika ia dan keluarganya dijemput dari Bandara Hang Nadim setibanya di Batam dari Jakarta.

            Antasari tidak menjelaskan secara mendetail, mengenai laporan pengusaha yang menemuinya itu, ia mengatakan bahwa tidak semua laporan yang masuk ke KPK akan ditindaklanjutin, hanya laporan yang dinilai memiliki bukti yang kuat itu yang ditindaklanjutin. Antasari juga mengungkapkan bahwa KPK tidak semua angota KPK itu bersih atau bebas dari korupsi, jadi memberantas korupsi bukan hanya di instansi pemeintah dan swasta saja melainkan di internal KPK juga perlu di periksa.

            Apapun Bentuknya Wajib Dilaporkan

Sebagai konsultan KPK Lia menyatakan seluruh pemberian yang diterima pimpinan dan pegawai KPK wajib dilaporkan ke Direktorat  Gratifikasi KPK apapun bentuknya. “ jangankan cenderamata, mainan kunci saja wajib dilaporkan ke direktorat Gratifikasi,” kata Lia di Tanjung Pinang, Rabu.

            Lia yang baru awal tahun lalu sebagai konsultan KPK meminta klarifikasi namanya yang sempat dimuat dibeberapa media,” nama saya itu Lia, bukan Serli, Sahlia, atau Zahria” ujarnya saat diwawancarai. Tapi kesalahan itu dimaklumi Lia karena itu terjadi pada saat dirinya buru-buru meninggalkan pers.

KPK tidak boleh menerima hadiah apapun apalagi berupa uang, cenderamata yang diberikan oleh Gubernur Ismeth Abdullah kepada Ketua KPK Antasari Azhar, saya tidak mengatakan ditolak akan tetapi wajib dilaporkan kepada Direktorat Gratifikasi KPK untuk diselidiki apakah ada unsur-unsur korupsinya atau tidak, tegas Lia.

            Cenderamata itu diberikan Ismeth seusai berakhirnya sosialisi, yang berjudul “ Good Governace dan clean Governace” serta Implementasi Guna Mewujudkan Iklim Investasi yang Kondusif  di Hotel Bintan Permata Resort,Tanjung Pinang. Cenderamata yang berbentuk kotak kaca yang berisi miniatur Keris dan Sarung berwarna kunung keemasan itu telah dibawa oleh staf KPK ke Jakarta untuk dilaporkan.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: