JALAN RAYA KOTA PEMENANG ADIPURA BERLUBANG

Erna  ……

  Gorong-gorong di kota Batam bisa hilangkan nyawa masyarakat

 

 BATAM , BNK-Perawatan jalan di Batam, hanyalah membuang-buang uang saja. Koordinator panitia Anggaran DPRD Batam Aris Hardy Halin mengatakan untuk tahu ini anggaran untuk biaya pemeliharaan jalan memakan dana yang cukup besar. Untuk perawatan jalan sendiri menyedot anggaran sebesar Rp 3,9 Miliar.

Aris juga memaparkan bahwa “ menyetujui pemeliharaan jalan disewakelola Dinas Pekerjaan Umum (PU).” Tujuannya supaya mereka cepat menangani bila ada jalan yang rusak atau berlubang.

            Perawatan jalan yang lambat ini, membuat kekesalan bagi semua masyarakat, karena tidak sedikit warga yang menjadi korban. Yang lebih heran lagi jalan dijantung kota Batam juga telah rusak. Banyak warga yang tak terima keadaan ini, karena hampir semua jujur bayar pajak. Ironisnya lagi, warga terlambat bayar pajak saja dikenakan denda.

            Kamis lalu (5 / 6), sebuah angkutan umum terbalik di komp. perumahan Regata batam centre. Ini terjadi karena sopir angkutan ini tidak dapat mengelak jalan yang berlubang yang ada didepannya, kejadian ini megakibatkan kerugian besar bagi si pemilik mobil ataupun si sopir.

            Ruas jalan yang mengalami kerusakan seperti Jalan di bundaran OB menuju teminal Ferry Batam Centre, jalan disamping Tites Plaza, jalan di depan Universitas Batam ( UNIBA ), jalan ke Pelita, Bengkong dan jalan Krapu di Baru ampar.

            Banyak masyarakat yang mempertanyakan masalah perbaikan jalan ini, kapan segera di perbaiki supaya tidak terjadi korban dan kerugian yang berkepanjangan bagi masyarakat. Karena jika turun sedikit saja hujan jalanan jadi macet, semua aktivitas jadi terhambat. Dan ini, kerugian besar bagi masyarakat.

            “Anehnya…, kenapa perbaikan jalan sering sekali didesak, jika akan kedatangan tamu seperti, Presiden, wakil Presiden ,Menteri dan Pejabat-Pejabat tinggi negara, semua sibuk sana-sini. Gak pejabat kota Batam dan kontraktor semua turun langsung kelapangan mensurfei jalanan yang berlobang untuk diperbaiki sementara waktu “ menempelkan  pernik-pernik aspal saja”.

            Setelah pejabat berlalu dari kota Batam, maka hilanglah sudah tempelan pernik-pernik aspal tersebut dan jalanan kembali kekeadaan semula. Tunjuin donk expresinya pak pejabat Batam yang kami hormati, jangan hanya main mata aja lihat jalanan yang rusak itu, diperbaiki donk. Gimana sich…?? Masa kota Adipura dibiarian gitu aja…!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: